Journal History

100

BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI (Jurnal BACA) merupakan jurnal ilmiah bidang ilmu dokumentasi, informasi, dan perpustakaan yang diterbitkan secara konsisten oleh Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (dahulu PDII -LIPI). Tujuan penerbitan jurnal adalah menyediakan informasi mutakhir dan berkualitas kepada pembaca yang memiliki ketertarikan dalam perkembangan iptek bidang dokumentasi, informasi, dan perpustakaan. Setiap artikel yang diterbitkan di Jurnal BACA merupakan artikel hasil kajian dan penelitian yang bersumber dari kegiatan penelitian lapangan, review literatur, best practice, dan komunikasi singkat hasil preview kebijakan.

  • 1974: BACA: JURNAL DOKUMENTASI DAN INFORMASI (Jurnal BACA) merupakan salah satu terbitan berkala yang pertama kali diterbitkan oleh Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional/PDIN (sebelum berubah nama menjadi Dokumentasi dan Informasi Ilmiah – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia/PDII-LIPI). Jurnal BACA terbit sejak tahun 1974 dalam versi cetak, yang berisi artikel, berita, dan dokumentasi kegiatan lembaga yang terkait dengan bidang dokumentasi, informasi, dan perpustakaan. Sebagai informasi, bahwa terbitan ini disebut bukan Jurnal BACA tetapi Majalah BACA karena informasi artikelnya bersifat populer, yang berisi berita, opini, info terbitan baru, dan dokumentasi kegiatan lembaga. Terbitan artikel ilmiah hanya sedikit, hanya 1 - 3 judul artikel.
  • 1980: Jurnal BACA mendapatkan ISSN versi cetak pada tahun 1980, dengan seri ISSN 0125-9008 (SK ISSN Nomor: 0005.044/JI.3.2/SK.ISSN/1980.02, tanggal 4 Februari 1980). ISSN tersebut berlaku sejak terbitan BACA Vol.7,No.1,Juni 1980 untuk media cetak.
  • 1998: Terbitan Jurnal BACA mulai didesain untuk mendukung program kegiatan penelitian, pendidikan, dan pelatihan bidang dokumentasi, informasi, dan perpustakaan di Indonesia. Melalui program tersebut, pada tahun 1998, Jurnal BACA menerima penghargaan khusus dari the Institute of Studi Arus Informasi (ISAI)—karena konsisten dalam menyediakan berbagai informasi mutakhir yang terkait dengan masalah dan perkembangan ilmu dokumentasi, informasi, dan perpustakaan. Dari kegiatan tersebut, identitas Jurnal BACA sudah mulai berubah dari terbitan populer menjadi terbitan semi-ilmiah.
  • 2010: Tim Redaksi mendeklarasikan Jurnal BACA sebagai “Jurnal Ilmiah” dan membangun situs jurnal untuk praktik penerbitan jurnal online. Dalam upaya menuju jurnal ilmiah, tim redaksi melakukan berbagai upaya, yaitu: (1) mencari dan mengumpulkan jurnal back issue untuk di-upload dan di-online-kan melalui situs jurnal; (2) mendigitalisasi dokumen jurnal back issue dan memisahkan file PDF per-artikel; (3) menginstal platform Open Journal System (OJS) versi 2.3.7.0 sebagai situs jurnal; (4) menerjemahkan modul penerbitan e-journal melalui OJS dalam versi bahasa Indonesia dan menerapkannya ke situs Jurnal BACA; (5) menyelenggarakan pelatihan penerbitan e-journal melalui OJS BACA. Penerbitan Jurnal BACA back issue dilakukan secara online dan informasinya dapat diakses secara open access dan gratis. Sistem database Jurnal BACA bersifat single journal dalam bahasa Indonesia di laman http://web.pdii.lipi.go.id/baca. Tampilan dan fitur situs jurna BACA saat itu masih sangat sederhana, dengan dominasi warna dasar biru (sebagai ciri khas terbitan Jurnal BACA). Fitur menu utama situs jurnal masih standar dari OJS, belum ada menu tambahan yang terkait dengan ketentuan akreditasi jurnal, seperti menu panduan penulisan, penyerahan naskah, tim editor dan reviewer, etika publikasi, pengindeks, template naskah, statistik, dsb.
  • 2012: Jurnal BACA mendapatkan ISSN versi online pada tahun 2012, dengan seri ISSN 2301-8593 (SK ISSN Nomor:  0005.044/JI.3.2/SK.ISSN/2012.08, tanggal 13 Agustus 2012). Bersamaan dengan ini, tim redaksi mengumpulkan kembali terbitan cetak Jurnal BACA back issue untuk melengkapi terbitan di situs jurnal. Dari hasil pencarian terbitan hanya ditemukan jurnal yang diterbitkan dari tahun 1986 ke atas, dan terbitan dari tahun 1974 – 1985 terbitan Jurnal BACA belum ditemukan arsipnya sampai sekarang.
  • Terjadi kekosongan issue terbitan Jurnal BACA, sejumlah tiga nomor terbitan, yaitu Jurnal BACA Vol 31, No 2 (2010): Desember; Vol 32, No 1 (2011): Juni; dan Vol 32, No 2 (2011): Desember, hal tersebut disebabkan “krisis naskah” dan belum solidnya pengelola jurnal.
  • 2015: Situs Jurnal BACA di-upgrade sistemnya, dari OJS versi 2.3.7.0 ke versi 2.4.6.0, serta merubah laman situs ke http://pdii.lipi.go.id/jurnal. Namun, laman alamat situs jurnal tersebut tidak bertahan lama (hanya sekitar 6 bulan) karena di bawah sub-domain website PDII (http://pdii.lipi.go.id) dan akhirnya dipindahkan ke laman http://jurnal.pdii.lipi.go.id/. Laman situs tersebut juga tidak bertahan lama karena alamat laman tersebut sudah menjadi laman database ISJD dan akhirnya tidak dapat diakses kembali. Bersamaan ini juga, Tim Redaksi menyusun buku “Pedoman Kebijakan Penerbitan Jurnal BACA” edisi pertama sebagai dasar kerja tim editor dan reviewer.
  • 2016: Laman situs Jurnal BACA di-update kembali ke laman http://jurnalbaca.pdii.lipi.go.id, dan hingga kini alamat laman jurnal masih aktif dan dapat diakses secara online. Bersamaan dengan persiapan akreditasi jurnal ilmiah elektronik (yang berlaku sejak 1 April 2016, akreditasi jurnal sudah dilakukan secara online melalui database ARJUNA (http://arjuna.ristekdikti.go.id/), fitur dan informasi Jurnal BACA di-update sesuai dengan ketentuan dan persyaratan akreditasi jurnal nasional. Update tampilan fitur dan informasi tersebut mengacu pada Peraturan Kepala LIPI No.3 Tahun 2014 dan Peraturan Dirjen DIKTI No.1 Tahun 2014 tentang Pedoman Akreditasi Terbitan Terbitan Berkala Ilmiah, yakni memperhatikan aspek: (a) penamaan; (b) kelembagaan penerbit; (c) penyuntingan dan manajemen; (d) substansi artikel;  (e) gaya penulisan; (f) penampilan; (g) keberkalaan; dan (h)  penyebarluasan. Pada tahun ini juga, Tim Redaksi mengajukan Permohonan DOI untuk Jurnal BACA ke Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan (Pusbindiklat) LIPI—di mana DOI menjadi salah satu persyaratan wajib untuk pengajuan akreditasi jurnal ke LIPI. Bersamaan ini juga, tim redaksi menyusun ulang dan meng-update informasi buku “Pedoman Kebijakan Penerbitan Jurnal  BACA” edisi kedua agar sesuai dengan proses bisnis penerbitan e-journal melalui OJS.
  • 2017: Tim redaksi dan reviewer Jurnal BACA melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas persiapan akreditasi Jurnal BACA dan melakukan evaluasi diri terbitan ke database ARJUNA. Fokus pembahasan FGD adalah; (a) update tampilan, fitur, dan informasi penerbitan Jurnal BACA; (b) konsistensi tampilan layout journal, sistematika dan penulisan artikel jurnal (empat terbitan pada tahun terakhir); dan (c) indeksasi Jurnal BACA ke database pengindeks global, seperti Google Scholar, ISJD, Portal Garuda, DOAJ, dsb.
  • 2018: Pengajuan dan pendaftaran Akreditasi Jurnal BACA secara online melalui database akreditasi LIPI (http://pusbindiklat.lipi.go.id/akreditasi/login) dan melengkapi berkas administrasi sesuai persyaratan akreditasi jurnal nasional (LIPI dan Kemenristek-DIKTI). Pada tahun ini juga, tepatnya tanggal 9 Juli 2018, Jurnal BACA menyandang predikat “Jurnal Terakreditasi Nasional” Peringkat 2 (kategori “baik”) berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 21/E/Kpt/2018 Tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2018.
  • 2019 sampai sekarang: Tim Redaksi Jurnal BACA fokus pada promosi terbitan dan penguatan kerjasama dan kolaborasi dalam peningkatan kualitas dan kuantitas penerbitan jurnal, seperti aktif melakukan call for paper, call for editor, dan call for reviewer. Hal tersebut dilakukan untuk tujuan: (1) menjaring naskah yang berkualitas dari berbagai sebaran institusi penulis; (2) mendapatkan editor dan reviewer yang kredibel sesuai dengan lingkup keilmuan Jurnal BACA dan memiliki rekam jejak publikasi nasional dan internasional; (3) meningkatkan sitasi artikel Jurnal BACA di Google Scholar; (4) meningkatkan jumlah pengakses situs dan artikel Jurnal BACA; (5) registrasi Jurnal BACA ke Repositori Ilmiah Nasional Dataverse (https://data.lipi.go.id); (6) upgrade sistem OJS Jurnal BACA ke versi 2.4.8.2 (update 7 Maret 2019); dan (7) membangun kepercayaan publik terkait dampak terbitan Jurnal BACA dalam peningkatan iptek masyarakat bidang ilmu dokumentasi, informasi, dan perpustakaan.
  • Untuk menjaga kualitas dan kuantitas terbitan, serta reguralitas penerbitan jurnal, pengelola Jurnal BACA menetapkan visi dan misi penerbitan, sebagai berikut:

Visi: menjadi jurnal ilmiah bidang dokumentasi, informasi, dan perpustakaan yang berkualitas dan bereputasi global.

Misi: menjadi media publikasi yang efektif dalam: (1) menyebarkan informasi mutakhir bidang iptek kepustakawanan; (2) meningkatkan budaya komunikasi ilmiah dan riset bagi pustakawan, akademisi, peneliti, dan praktisi bidang dokumentasi, informasi, dan perpustakaan di Indonesia dan masyarakat global.

Arsip publikasi lengkap Jurnal BACA dapat download di sini.